The prodigal son

People who don’t know what they want, usually don’t realize that they don’t know what they want, and end up making the wrong decision in their live..and then regret about that decision..and they feel bad about it..

but the more miserable one..are those who know, that they don’t know what they want..and that acknowledgment makes them hardly ever make any choice..they are lost..

3 Responses to “The prodigal son”

  1. HuBertus Says:

    lo ngomongin siapa? bikin sedih.
    dulu kayaknya gw yang kedua.
    trus jadi yang kesatu.

  2. Aron 何忍君 Says:

    gue pernah menjadi yang kedua..itu sangat gak enak..apalagi kalo lagi terjebak didalamnya..karena kita sadar bahwa ternyata kita tidak tau apa yang kita mau..dan kita jadi bertanya-tanya sendiri..

    tapi skarang paling enggak udah gak terjebak lagi..walaupun kebingungan tetap ada, gue gak mau berputar ditempat, didalam ketidak pastian itu..

    Dulu u yang ke dua, trus jadi yang kesatu??so its like u thought u finally find out what u want..but u are actually still don’t know??

  3. HuBertus Says:

    eh salah. maaf. gw yang kesatu trus yang kedua.

    trus sekarang gw udah tau apa yang gw mau. dan gak ada hubungannya sama sekali dengan yang seumur hidup ini gw kejar.

    untung gw sekarang masih 20an. gak muda, tapi gw pikir ada yang seluruh hidupnya tetep gak tau. minimal gw bisa berusaha mengejar itu sekarang.

    soal kebingungan dan keharusan terus bergerak daripada diam di tempat, gw bisa membayangkan. dan dulu pernah merasakan. tapi sesungguhnya ron, sekarang gw udah gak punya kebingungan. yang menahan gw dari impian gw adalah ikatan-ikatan lain.

    heheh.

Leave a Reply